Kamis, 24 April 2014

[TER-UP DATE] PELATIHAN METODOLOGI SMART CONSULTING: SEM, AHP, DEA (5-7 MEI 2014)

 

Training SEM (Structural Equation Modeling): Senin, 5 Mei
Training AHP (Analytical Hierarchy Process): Selasa, 6 Mei
Training DEA (Data Envelopment Analysis): Rabu, 7 Mei


PENGANTAR
AHP Training Description
Saat ini para pengambil keputusan dituntut untuk mengambil keputusan yang cepat, tepat, dan akurat dengan resiko yang paling minimum. Hal ini tidak mudah dilakukan mengingat banyaknya faktor/kriteria yang mempengaruhi setiap keputusan yang harus diambil, dan seringkali pengaruh faktor/kriteria tersebut saling bertentangan atau menjadi dilema dalam pengambilan keputusan.
Misalnya Perusahaan ingin menaikkan harga tetapi konsumen tetap setia pada produk Perusahaan tersebut atau disatu sisi ingin meningkatkan kualitas tetapi disisi lain perusahaan menginginkan ongkos produksi tidak naik atau minimal tetap. Semakin kompleks dan rumitnya permasalahan yang dihadapi oleh para pengambil keputusan seperti diuraikan di atas, jika secara manual (intuitif) tidak lagi mendukung, maka diperlukan suatu metoda pengambilan keputusan yang tepat.
Salah satu metoda pengambilan keputusan yang dapat mengakomodasi keperluan pengambilan keputusan adalah metoda Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty, dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan yang kompleks. Dimana kompleksitas ini disebabkan oleh struktur masalah yang belum jelas, ketidakpastian persepsi pengambil keputusan serta ketidakpastian tersedianya data statistik yang akurat atau bahkan tidak ada sama sekali.
SEM Training Description
Permasalahan yang ada dalam bidang ekonomi, sosial, psikologi, dan beberapa bidang ilmu lainnya tidak selamanya dapat dihitung secara matematis. Teori dan model dalam bidang ilmu tersebut pada umumnya diformulasikan menggunakan konsep-konsep teoritis atau konstruk-konstruk yang tidak dapat diukur atau diamati secara langsung. Meskipun demikian, kita masih bisa menemukan beberapa indikator atau gejala yang dapat digunakan untuk mempelajari konsep-konsep teoritis tersebut.
SEM (Structural Equation Modeling) merupakan model analisa sebab akibat yang dapat menampilkan model secara komprehensip bersamaan dengan kemampuan untuk mengkonfirmasi dimensi atau faktor dari sebuah konsep yang diujikan melalui indikator-indikator empiris. Analisa SEM merupakan kombinasi dari analisa faktor (Confirmatory Factor Analysis), analisa jalur (Path Analysis) dan analisa regresi. Kemampuannya yang dapat menganalisa model yang rumit menjadikan SEM banyak digunakan diberbagai bidang aplikasi. Umumnya analisa SEM digunakan untuk menguji sebuah konsep teoritis/melakukan confirmasi terhadap sebuah konsep teoritis.
DEA Training Description
Data Envelopment Analysis (DEA) merupakan alat manajemen untuk mengevaluasi efisiensi suatu unit bisnis yang paling popular dewasa ini. Evaluasi efisiensi tidak hanya dapat dianalisa pada satu unit bisnis saja, namun bagi beberapa unit bisnis untuk dibandingkan satu sama lain lalu diketemukan mana yang paling efisien, sehingga unit bisnis yang tidak efisien dapat merujuk pada unit bisnis yang efisien. Unit bisnis-unit bisnis yang akan dijadikan sebagai pengambilan keputusan dalam DEA disebut DMU (Decision Making Unit)/Unit Pengambilan Keputusan. Unit bisnis apapun dapat dianalisis kinerjanya dengan DEA seperti misalnyamanufacturing units, departments of big organizations such as universities, school, bank branches, hospitals, power plants, police stations, tax offices, prisons, defense bases, a set of firms or even practicing individuals such as medical practitioners.
Training ini cocok bagi siapa saja yang berkepentingan untuk mengukur efisiensi (kinerja) perusahaan, unit bisnis, organisasi agar mendapatkan gambaran bagaimana kondisi perusahaan saat ini, apakah sudah efisien atau belum. Jika belum efisien apa yang perlu dilakukan oleh perusahaan agar mencapai titik efisien. Oleh karenanya training ini sangat cocok bagi para direktif, pengambil keputusan, manajemen suatu organisasi/perusahaan, pelaku industri, pengusaha dan mereka yang berkepentinan.



MATERI PELATIHAN
Materi AHP
·         Pengambilan keputusan dengan AHP - Prinsip Dasar AHP  Decomposition - Comparative judgement - Synthesis of priority - Logical consistency - Landasan aksiomatik AHP - Skala penilaian perbandingan pasangan - Eigenvalue dan eigenvector - Aplikasi AHP dalam pengambilan keputusan - Penetapan sasaran, kriteria, dan alternative dalam kerangka hierarki- Pembobotan criteria - Penyelesaian dengan manipulasi matriks - Pembobotan alternative -Penyelesaian dengan persamaan matematis - Consistency ratio - Penggabungan pendapat responden - Analisis sensitifitas  pada AHP - Case: Pengambilan keputusan menggunakan AHP - Praktek pengambilan keputusan AHP menggunakan software expert choice - Praktek pengambilan keputusan AHP menggunakan software Criterium Decision Plus.
Materi SEM
·         Konsep Dasar Penggunaan SEM - Variabel laten - Variabel teramati - Model structural -Model pengukuran - Notasi SEM - Bentuk umum SEM (full atau hybrid model) - Path model -Confirmatory Factor Analysis (CFA) - Explanatory Factor Analysis (EFA) - Reflectif vs formatif -Second order CFA (2nd CFA) - Direct, indirect dan total effect - Tahapan dalam prosedur SEM- Spesifikasi model  Identifikasi  Estimasi - Uji kecocokan model pengukuran - Uji kecocokan model structural - One step vs two step approach - Jenis Analisa Korelasi dalam SEM - Validitas dan Reliabilitas dalam SEM - SEM untuk data ordinal - Praktik dengan software LISREL - Beberapa Tema Riset yang Dapat Dilakukan dengan SEM - Diskusi.
Materi DEA
·         Konsep Dasar Efisiensi - Jenis Efisiensi - Beberapa Metode Pengukuran Efisiensi - Perbedaan SFA, DFA dan DEA - Metode Parametrik dan Non-Parametrik - Mengukur AktivitasPerbankan & Industri lain - Kelebihan dan Kekurangan beberapa Metode Pengukuran Efisiensi - DEA Single Input and Single Output - DEA Single Output and Two Inputs - Efisiensi Teknis - Efisiensi Alokatif – Formulasi Matematis untuk DEA - Minimisasi Input - Maksimisasi Output -Fractional DEA Program - Primal-Dual DEA Models - Mengenal Konsep Constant Return to Scale (CRS) - Konsep Variable Return to Scale (VRS) - Increasing Return to Scale (IRS) -Decreasing Return to Scale (DRS) - Input-Oriented Measures - Output-Oriented Measures - Karakteristik DEA - Dua Model DEA - Two Stages DEA (DEA Dua tahap) - Penentuan DMU, Approach, Variabel input-output, Data Collection, CCR/BCC, Sintesis - Materi Praktik dengan Software.


MANFAAT PELATIHAN
AHP/ANP BENEFIT
Metodologi AHP/ANP dapat diterapkan pada bidang ilmu apapun termasuk di industri dan perusahaan. Masalah yang terkait dengan pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan atau industri dapat diselesaikan dengan AHP/ANP.
Berikut contoh-contoh masalah dalam industri pada umumnya yang dapat diselesaikan dengan metodologi AHP/ANP: Predicting, Decision Making, Selection criteria to corporate strategies, Supplier selection, Vendor selection, Source selection, Business and public policy,Program selection, Evaluating, Strategic planning, Choosing a product marketing strategy danResource Allocation: Planning and Conflict Resolution.
SEM BENEFIT
SEM dapat digunakan untuk mengukur variabel-variabel yang pada hakikatnya tidak dapat terukur sehingga memerlukan indikator-indikator sebagai alat ukurnya. Dalam praktiknya, pada umumnya SEM dapat digunakan dalam beberapa aspek.
Dalam ilmu manajemen SEM dapat digunakan untuk: mengukur kinerja karyawan, mengukur kepuasan kerja karyawan, mengukur motivasi, mengukur komitmen, mengukur Quality work of life karyawan, mengukur perilaku, mengukur kompetensi kerja, mengukur budaya organisasi,mengukur gaya kepemimpinan, Dsb
Selain dapat digunakan dalam ilmu manajemen, baik itu manajemen sumber daya manusia, manajemen bisnis, manajemen akuntansi, maanjemen kinerja, dan sebagainya, SEM juga dapat digunakan dalam ilmu marketing, psikologi, perilaku, budaya, sosial, ekonomi, politik dan sebagainya.
DEA BENEFIT
Metodologi DEA dapat digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja suatu unit bisnis/organisasi/perusahaan. Evaluasi kinerja dilakukan dengan menilai efisiensi setiap unit bisnis lalu membandingkan dengan unit bisnis lainnya sehingga unit bisnis yang tidak efisien dapat merujuk pada unit bisnis yang efisien.
Metodologi DEA juga dapat memberikan informasi dan rekomendasi bagi unit bisnis yang tidak efisien terkait tentang input yang perlu dikurangi dan/atau output yang perlu ditambah agar efisien atau dikenal dengan potential improvement, berikut juga benchmark DMU.

INSTRUKTUR
Aam Slamet Rusydiana, SEI (Konsultan dan peneliti pada lembaga riset ekonomi Islam SMART Consulting, Penulis buku, Pembicara pada training-training metodologi di beberapa kampus negeri dan swasta, Berpengalaman membantu riset-riset pada lembaga riset nasional, Pembicara pada seminar dan konferensi ekonomi Islam)
Abrista Devi, MEI (Konsultan pada lembaga riset ekonomi Islam SMART Consulting, aktifis Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Penulis buku “Metodologi Penelitian Ekonomi Islam”, Dosen pada beberapa kampus, Trainer dan pembicara metodologi penelitian)

TARGET PESERTA
Direksi Perusahaan/Industri, manajer dan para pejabat terkait, CEO, CFO, CMO, CCO, Divisi riset dan development, pengusaha, para pengambil keputusan, Dosen, Mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan mereka yang tertarik, khususnya di bidang ekonomi, manajemen,psikologi, pendidikan, sosiologi, dan ilmu sosial lainnya, dll.

INVESTASI
Biaya untuk tiap training Rp 1.500.000,-. Jika mengikuti seluruh training (3 metode dalam 3 hari), biaya menjadi hanya Rp 4.000.000,-.

FASILITAS PELATIHAN
Training AHP: Training Kit, eModul, FREE Software Expert Choice, BUKU Strategic Decision Making: Applying the Analytic Hierarchy Process (AHP), 40+ Materi penting (paper) tentang AHP, Ebook Thomas Saaty, Manual A-Z olah data dengan AHP, Lunch, Room AC, Sertifikat.
Training SEM: Training Kit, eModul, Software LISREL, Ebook Principles and Practice of Structural Equation Modeling,  30+ Materi penting (paper) tentang SEM, Manual A-Z olah data dengan LISREL, Lunch, Room AC, Sertifikat.
Training DEA: eModul Training, Training Kit, Software Banxia Frontier (demo ver), Buku “Introduction to Data Envelopment Analysis” by Ramanathan, Ebook “Mengukur Tingkat Efisiensi dengan Data Envelopment Analysis”, Ebook “An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis”, 40+ Materi-materi (Paper) penting tentang DEA, Lunch, Room AC,Sertifikat.

INFO & PENDAFTARAN
08816169315

Website: www.konsultan-smart.com


Rabu, 12 Maret 2014

Structural Equation Modeling Training

 SMART Consulting, 1 April 2014

 Description

Permasalahan yang ada dalam bidang ekonomi, sosial, psikologi, dan beberapa bidang ilmu lainnya tidak selamanya dapat dihitung secara matematis. Teori dan model dalam bidang ilmu tersebut pada umumnya diformulasikan menggunakan konsep-konsep teoritis atau konstruk-konstruk yang tidak dapat diukur atau diamati secara langsung. Meskipun demikian, kita masih bisa menemukan beberapa indikator atau gejala yang dapat digunakan untuk mempelajari konsep-konsep teoritis tersebut.
Adalah SEM (Structural Equation Modeling) merupakan model analisa sebab akibat yang dapat menampilkan model secara komprehensip bersamaan dengan kemampuan untuk mengkonfirmasi dimensi atau faktor dari sebuah konsep yang diujikan melalui indikator-indikator empiris. Analisa SEMmerupakan kombinasi dari analisa faktor (Confirmatory Factor Analysis), analisa jalur (Path Analysis) dan analisa regresi. Kemampuannya yang dapat menganalisa model yang rumit menjadikan SEMbanyak digunakan diberbagai bidang aplikasi. Umumnya analisa SEMdigunakan untuk menguji sebuah konsep teoritis/melakukan confirmasi terhadap sebuah konsep teoritis.

Materi Training Structural Equation Modeling

1.      Konsep Dasar Penggunaan SEM
2.      Variabel laten
3.      Variabel teramati
4.      Model struktural
5.      Model pengukuran
6.      Notasi SEM
7.      Bentuk umum SEM (full atau hybrid model)
8.      Path model
9.      Confirmatory Factor Analysis (CFA)
10.  Explanatory Factor Analysis (EFA)
11.  Reflectif vs formatif
12.  Second order CFA (2ndCFA)
13.  Direct, indirect dan total effect
14.  Tahapan dalam prosedur SEM
15.  Spesifikasi model
16.  Identifikasi
17.  Estimasi
18.  Uji kecocokan model pengukuran
19.  Uji kecocokan model struktural
20.  One step vs two step approach
21.  Jenis Analisa Korelasi dalam SEM
22.  Validitas dan Reliabilitas dalam SEM
23.  SEM untuk data ordinal
24.  Contoh riset dengan SEM
25.  Diskusi & Konsultasi

Benefit
SEM dapat digunakan untuk mengukur variabel-variabel yang pada hakikatnya tidak dapat terukur sehingga memerlukan indikator-indikator sebagai alat ukurnya. Dalam praktiknya, pada umumnya SEM dapat digunakan dalam beberapa aspek.
Dalam ilmu manajemen SEM dapat digunakan untuk:
1.      Untuk mengukur kinerja karyawan
2.      Untuk mengukur kepuasan kerja karyawan
3.      Untuk mengukur motivasi
4.      Untuk mengukur komitmen
5.      Untuk mengukur Quality work of life karyawan
6.      Untuk mengukur perilaku
7.      Untuk mengukur kompetensi kerja
8.      Untuk mengukur budaya organisasi
9.      Untuk mengukur gaya kepemimpinan
10.  Dsb
Selain dapat digunakan dalam ilmu manajemen, baik itu manajemen sumber daya manusia, manajemen bisnis, manajemen akuntansi, maanjemen kinerja, dan sebagainya, SEM juga dapat digunakan dalam ilmu marketing, psikologi, perilaku, budaya, sosial, ekonomi, politik dan sebagainya.

TARGET PESERTA

Dosen, peneliti, dan mereka yang tertarik, khususnya di bidang ekonomi, psikologi, pendidikan, sosiologi, dan ilmu sosial lainnya, Direksi Perusahaan/Industri, manajer dan para pejabat terkait, CEO, CFO, CMO, CCO, Divisi riset dan development, para pengambil keputusan, dll. 


PROFIL TRAINER

Abrista Devi, MEI (Konsultan pada lembaga riset ekonomi Islam SMART Consulting, aktifis Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Penulis buku “Metodologi Penelitian Ekonomi Islam”, Dosen pada beberapa kampus swasta, Trainer dan pembicara metodologi penelitian)

Aam Slamet Rusydiana, SEI (Konsultan dan peneliti pada lembaga riset ekonomi Islam SMART Consulting, Penulis buku, Pembicara pada training-training metodologi di beberapa kampus negeri dan swasta, Pembicara pada seminar dan konferensi ekonomi Islam, baik nasional maupun tingkat internasional)


FASILITAS
Modul Training, Software LISREL., Buku “Structural Equation Modeling, 40+ Materi-materi (Paper) penting tentang SEM, Ruang training ber-AC, Lunch, Sertifikat.

INVESTASI

Rp 1.750.000,-/orang (sudah termasuk pajak)

  
Website: www.konsultan-smart.com
Info: 08816169315


Peserta yang telah mengikuti training2 oleh tim SMART Consulting:
- Bank BSM
- Bank BTNS
- Bank BJB
- Diskopperindag Jabar
- Universitas Trisakti
- Universitas Indonesia
- Universitas Padjajaran
- IPB
- STEI Tazkia
- STEI SEBI
- Universitas Ibn Khaldun
- UNJ
- UIN Jakarta
- Universitas Islam Bandung
- Universitas Siliwangi
- Undip
- UPI

Sabtu, 26 Oktober 2013

REFERENSI PENTING METODE SEM



SEBELUM 2001
1988 ANDERSON & GERBING Structural Equation Modeling in Practice: A Review and Recommended Two-Step Approach
1993 STEIGER Measures of Fit in Structural Equation Modeling: An Introduction
1995 HATCHER Latent-Variable, Structural Equation Modeling with PROC CALIS
1996 BROWN Assessing Specific Mediational Effects in Complex Theoretical Models
1997 BACON Using Amos for Structural Equation Modeling in Market Research
1998 HOX An Introduction to Structural Equation Modeling
1998 MACLEAN & GRAY Structural Equation Modeling in Market Research
1998 PEARL Graphs, Causality and Structural Equation Models
1998 SPIRTES ETAL Using Path Diagrams as a Structural Equation Modeling Tool
2000 OUD & FOLMER A Structural Equation Approach to Spatial Dependence Models
 
2001-2005
2001 LEE & SONG Hypothesis Testing and Model Comparison in Two-Level Structural Equation Models
2001 GONZALEZ & GRIFFIN Testing Parameters in Structural Equation Modeling: Every “One” Matters
2001 OLIVARES & BOCKENHOLT Structural Equation Modeling of Paired Comparison and Ranking Data using Mplus
2001 SUHR The Basics of Structural Equation Modeling
2003 OCZKOWSKI Two-Stage Least Squares (2SLS) and Structural Equation Models (SEM)
2003 NACHTIGALL (Why) Should We Use SEM? Pros and Cons of Structural Equation Modeling
2004 FOGUET ETAL Simultaneous Estimation of Indirect and Interaction Effects using Structural Equation Models
2004 OLIVARES Thurstone’s Case V Model: A Structural Equation Modeling Perspective
2004 HESKETH Generalized Multilevel Structural Equation Modeling
2005 SKRONDAL & HESKETH Structural Equation Modeling: Categorical Variables

2006-2010
2006 SCHREIBER ETAL Reporting Structural Equation Modeling and Confirmatory Factor Analysis Results: A Review
2007 MUELLER & HANCOCK Best Practices in Structural Equation Modeling
2007 BARRETT Structural Equation Modeling: Adjudging Model Fit
2007 TIAN Parameter Identification in a Class of Linear Structural Equation Models
2007 IACOBUCCI ETAL A Meditation on Mediation: Evidence That Structural Equation Models Perform Better Than Regressions
2007 LEI & WU Introduction to Structural Equation Modeling: Issues and Practical Considerations
2007 TIAN A Criterion for Parameter Identification in Structural Equation Models
2008 BRANCATO ETAL Modelling Survey Quality by Structural Equation Models
2008 YUNG Structural Equation Modeling and Path Analysis using PROC TCALIS in SAS
2008 TENENHAUS Structural Equation Modeling for Small Samples
2008 TENENHAUS Component-based Structural Equation Modeling
2008 HOOPER ETAL Structural Equation Modeling: Guidelines for Determining Model Fit
2008 HOE Issues and Procedures in Adopting Structural Equation Modeling Technique
2009 STEINBERG Context-Sensitive Data Fusion using Structural Equation Modeling
2009 ASPAROUHOV & MUTHEN Exploratory Structural Equation Modeling
2010 WESTLAND Lower Bounds on Sample Size in Structural Equation Modeling
2010 SILVA & GRAMACY Gaussian Process Structural Equation Models with Latent Variables

2011-2015
2011 INNAMI Reproduction of Structural Equation Models in Second Language Testing and Learning Research
2011 LEE An Application of Latent Variable Structural Equation Modeling for Experimental Research in Educational Technology
2011 FADLELMULA Assessing Power of Structural Equation Modeling Studies: A Meta-Analysis
2011 HOLTZMAN & VEZZU Confirmatory Factor Analysis and Structural Equation Modeling of Noncognitive Assessments using PROC CALIS
2011 SOROOSHIAN ETAL Bias of Structural Equation Modeling
2012 PANKHAM & KORNPETPANEE Linking Bayesian Networks and Bayesian Approach for Structural Equation Modeling
2012 ALAVIFAR ETAL Structural Equation Modeling vs Multiple Regression
2012 OKE ETAL Establishing a Common Ground for the Use of Structural Equation Modeling for Construction Related Research Studies
2012 DIJKSTRA & HENSELER Consistant and Asymptotically Normal PLS Estimators for Linear Structural Equations
2012 HAIR ETAL An Assessment of the Use of Partial Least Squares Structural Equation Modeling in Marketing Research
2012 GROENLAND & STALPERS Structural Equation Modeling: A Verbal Approach
2012 BOLLEN ETAL Issues in the Structural Equation Modeling of Complex Survey Data
2013 ZANELLA & CANTALUPPI Global Evaluation of Reliability for a Structural Equation Model with Latent Variables and Ordinal Observations
2013 HYVARINEN & SMITH Pairwise Likelihood Ratios for Estimation of Non-Gaussian Structural Equation Models
2013 BOLLEN & PEARL Eight Myths about Causality and Structural Equation Models
2013 [EBOOK] RUSYDIANA Structural Equation Modeling: Konsep, Aplikasi dan Tutorial

Senin, 02 September 2013

BUKU: Handbook of Structural Equation Modeling

The first comprehensive structural equation modeling (SEM) handbook, this accessible volume presents both the mechanics of SEM and specific SEM strategies and applications. The editor, contributors, and editorial advisory board are leading methodologists who have organized the book to move from simpler material to more statistically complex modeling approaches. 

Sections cover the foundations of SEM; statistical underpinnings, from assumptions to model modifications; steps in implementation, from data preparation through writing the SEM report; and basic and advanced applications, including new and emerging topics in SEM. Each chapter provides conceptually oriented descriptions, fully explicated analyses, and engaging examples that reveal modeling possibilities for use with readers' data. Many of the chapters also include access to data and syntax files at the companion website, allowing readers to try their hands at reproducing the authors' results.